26, Jun, 2019
Apakah Lebih Mudah Bercocok Tanam dengan Aquaponic?

Apakah Lebih Mudah Bercocok Tanam dengan Aquaponic?

Apakah Lebih Mudah Bercocok Tanam dengan Aquaponic

Berita Terbaru – Bercocok tanamn dengan aquaponic ini pada prinsipnya hampir sama dengan bercocok tanam sistem hidroponik, yakni membudidayakan tanaman pada media selain tanah, melainkan pada media air. Namun yang membedakan, pada sistem aquaponic ini sumber nutrisi yang diberikan adalah nutrisi dari bahan-bahan organik, sebab media tanamnya telah terintegrasi dengan kolam yang telah diisi dengan ikan yang dipelihara. Air yang mengandung kotoran dari ikan ini mengandung amonia oleh mikroba yang nantinya akan diubah jadi nitrat sebagai salah satu sumber nutrisi yang telah dialirkan masuk ke dalam sistem perakaran tanamannya.

Apakah Lebih Mudah Bercocok Tanam dengan Aquaponic

Kemudan, air yang akan dikeluarkan dari sistem perakaran dan kaya oksigen diputarkan kembali untuk masuk ke dalam kolam sebagai salah satu asupan oksigen serta udara yang bersih bagi ikan. Kedua unsur tersebut dibutuhkan oleh plankton yang juga jadi sumber makanan ikan, sehingga pertumbuhan ikan di dalam kolamnya pun juga jadi lebih cepat.

Prinsip sederhana pada aquaponic

Prinsip sederhana pada sistem tanam aquaponic ini dapat diimplementasikan ke dalam berbagai cara aplikasi tanaman yang nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Kesediaan ruang, aspek keindahan, serta jenis tanaman yang akan ditanam. Pada bentuk vertival garden contohnya saja, diaplikasikan di dinding atau pun diaplikasikan guna memisahkan 2 ruang dengan fungsi yang berbeda-beda.

Pada aplikasi tanaman ini nantinya pipa paralon dalam posisi horizontal yang akan disusun secara bertingkat ke bagian atas jadi media planter untuk tanaman. Pipa paralonnya dapat ditutup lagi dengan planter box, ibaratnya berguna sebagai pot untuk memperindah visualisasi tanamannya. Ada juga aplikasi tanaman yang dibiarkan terbuka saja, sebab lebih menekankan kepada fungsi serta peran apa adanya, khusus untuk jenis tanaman sayuran. Pipa paralonnya juga dapat disusun dalam susunan vertikal dengan bukaan ke kiri dan ke kanan sebagai salah satu media planter, sehingga secara keseluruhan tampak menyerupai percabangan pohon.

Untuk jenis tanaman yang bisa digunakan ke dalam sistem ini bisa disesuaikan dengan tempat maupun kebutuhan. Akan tetapi, umumnya budidaya aquaponic banyak digunakan untuk menanam sayuran dalam skala kecil yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan makan sehari-hari. Sayuran yang ditanam sekali panen misalnysa saja, kangkung, selada, pakcoy, dan juga stroberi.

Demikianlah informasi tentang bercocok tanam dengan aquaponic, semoga saja bisa bermanfaat dan menginspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>